DPRD Gunungkidul Minta Fasilitas Olahraga Jangan Sampai Mangkrak
Olahraga di Gunungkidul nggak cuma diarahkan untuk mencetak atlet. DPRD Gunungkidul juga mendorong supaya warga lebih aktif berolahraga dengan menyiapkan bantuan sarana dan alat olahraga di masyarakat.
Wakil Ketua DPRD Gunungkidul Heri Nugroho bilang olahraga masyarakat penting karena berkaitan langsung dengan kesehatan dan produktivitas warga. Karena itu, perhatian nggak boleh hanya diberikan kepada olahraga prestasi yang berada di bawah KONI.
Olahraga tradisional dan rekreasi yang berada di bawah KORMI juga dinilai perlu dikembangkan. Gagasannya sederhana, warga dibuat lebih dekat dengan aktivitas olahraga supaya kebiasaan hidup sehat bisa tumbuh di masyarakat.
Rencana bantuan tersebut mulai masuk APBD Perubahan 2026. Fasilitas yang disiapkan antara lain net dan bola voli. Jumlah maupun jenis bantuan masih bisa bertambah, tapi pelaksanaannya tetap disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
Rencana serupa juga disiapkan untuk APBD 2027. Artinya, bantuan sarana olahraga nggak berhenti di tahun ini, selama anggaran daerah memungkinkan.
Ketua DPRD Gunungkidul Endang Sri Sumiyartini bilang fasilitas olahraga di tengah masyarakat juga punya manfaat lain. Selain menjaga warga tetap sehat dan produktif, fasilitas tersebut bisa menjadi tempat munculnya bibit atlet dari daerah.
Gunungkidul sendiri sudah punya sejumlah fasilitas olahraga yang dibangun maupun diperbaiki, termasuk renovasi Stadion Handayani serta lapangan voli dan tenis. Sebagian fasilitas itu dibangun saat daerah ini bersiap menjadi tuan rumah Porda 2025.
Tapi fasilitas yang sudah ada jangan sampai cuma jadi bangunan yang jarang dipakai. Endang minta masyarakat memanfaatkannya, sementara pemerintah dan pengelola memastikan fasilitas tersebut dirawat supaya nggak mangkrak.
